Medan, 10 Juli 2026 – Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Medan menyampaikan berbagai aspirasi terkait peningkatan kesejahteraan guru dalam pertemuan bersama Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai NasDem, dr. Mustafa Kamil Adam, Sp.PD.

Pertemuan tersebut dipimpin oleh Ketua PGSI Kota Medan, Miftahuddin didampingi Sekretaris Burhanuddin Ritonga S.Ag., S.Pd.I, Bendahara *Bukhari Abdul Rahman S.Pd.I, serta para pengurus dan anggota, yakni Hj. Kardina Siregar, S.Ag., M.E, Siti Rahayu, Drs. Syahridan Lumban Tobing, S.Pd.I, dan Muhammad Ilyas, S.Pd.

Dalam audiensi tersebut, PGSI Kota Medan menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai penting bagi masa depan dunia pendidikan, di antaranya:

  • Menghapus perbedaan perlakuan terhadap guru berdasarkan status kepegawaian, baik PNS, PPPK, honorer, maupun status lainnya, dengan semangat bahwa semua pendidik memiliki peran yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
  • Mendorong peningkatan kesejahteraan guru melalui penghasilan yang layak sesuai ketentuan yang berlaku.
  • Meminta agar akses terhadap program sertifikasi guru diperluas sesuai kebijakan pemerintah.
  • Memperjuangkan pencairan tunjangan bagi guru inpassing yang hingga kini masih menunggu realisasi.

Menanggapi aspirasi tersebut, dr. Mustafa Kamil Adam menyatakan bahwa perjuangan meningkatkan kesejahteraan guru memerlukan sinergi berbagai pihak.

Ia mendorong agar PGSI Kota Medan mengajak organisasi profesi dan komunitas pendidikan lainnya untuk bersama-sama memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada guru. Selain itu, ia meminta PGSI menyiapkan data dan kajian mengenai regulasi yang telah berlaku maupun kebijakan yang masih perlu diperjuangkan sebagai bahan pembahasan di *Komisi E DPRD Provinsi Sumatera Utara.

Lebih lanjut, ia juga mendorong agar PGSI membangun komunikasi dengan anggota DPRD dari berbagai fraksi sehingga perjuangan kesejahteraan guru dapat memperoleh dukungan yang lebih luas. Di samping itu, PGSI juga diharapkan terus menjalin silaturahmi dan koordinasi dengan pemerintah sebagai bagian dari upaya mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang dihadapi para guru.

Ketua PGSI Kota Medan, Miftahuddin, berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti pada forum diskusi semata, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi para guru.

“Guru merupakan pilar utama pendidikan. Sudah saatnya kesejahteraan guru menjadi perhatian bersama agar kualitas pendidikan semakin meningkat,” ujarnya.

Audiensi tersebut menjadi langkah awal membangun kolaborasi antara organisasi profesi guru, legislatif, dan pemerintah dalam memperjuangkan kebijakan yang lebih berpihak kepada para pendidik, sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Utara.

By Repindo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *